Archive Page 2
Mulailah dengan keyakinan maka Anda akan sukses
Beberapa waktu yang lalu, sahabat saya Mas Fadly Muin memposting sebuah artikel yang sangat menarik tentang masalah keyakinan. Artikel tersebut mengingatkan saya pada sebuah posting lama di www.MotivasiArief.blogspot.com yang sudah saya offkan sejak tanggal 3 Desember silam.
Kali ini saya ingin mengulas kembali sekaligus menjadi kelanjutan dari artikel yang pernah dituliskan mas Fadly. Disini saya akan menuliskan bagaimana cara kerja sebuah keyakinan hingga bisa mengantarkan Anda ke gerbang kesuksesan.
Rekan-rekan, hampir di setiap seminar bisnis ataupun motivasi salah satu muatan materinya adalah masalah keyakinan. Para pembicara yang notabene juga pelaku selalu menyiratkan bahwa untuk sukses kita harus melangkah dengan mantap dan yakin sejak awal. Bila ada keraguan, maka itu adalah celah Anda untuk gagal.
Lihat lebih jauh… LINGKARAN SETAN dan LINGKARAN MALAIKAT
http://ariefmaulana.com/2009/03/bagaimana-keyakinan-membawa-kesuksesan/
Filed under: Light of Spirit | 1 Comment
Tampilan Baru OrangeHRM

newlook
Based on user feedback, we have decided to improve the look and usability of OrangeHRM user interface. The initial prototypes are now available. We invite you to access the new UI from: Link.
User Id: Admin
Password: orangebm
Source : http://www.orangehrm.com/blog/page/3/
Filed under: OrangeHRM | 1 Comment
Tags: Human Resource, manajemen, OrangeHRM, SDM, Software HRD, Titus
9 Tips bagi Presentator
1. Kenali tujuan akhir presentasi
Kesempatan tidak datang dua kali, manfaatkan kesempatan sekecil apapun kita
anda diberi kesempatan presentasi untuk menyampaikan maksud dan gagasan
anda.
2. Kenali audiens anda
Sebelum memulai presentasi, tidak ada salahnya anda berbicara dengan dua tau
tiga orang untuk mendapatkan “feeling” tentang kebutuhan audiens, isu yang
penting buat mereka serta level pengetahuannya..
3. Skets presentasi anda
Sebelum memulai presentasi buatlah peta pikiran tentang apa yang anda
presentasikan.
4. Perbanyak bahan referensi buat presentasi anda
Intisarikan bahan yang anda dapatkan dengan menggunakan notes (cukup pokok
pikiran dan lampirkan dengan data sumber)
5. Berbicaralah dengan efektif
Gunakan kata-kata yang efektif dalam menyampaikan setiap pokok pikiran.
Usahakan 40-60 kata menyampaikan gagasan-gagasan penting.
6. Gunakan tempo bicara yang tepat
Berdasarkan survey setiap 10 menit pembicaraan berisi 1600-1800 kata. Tidak
ada salahnya anda merekam presentasi anda untuk mempelajari tempo bicara
anda apakah udah sesuai, kadangkala bicara yang tidak efektif membuat tempo
bicara anda menjadi kecepatan.
7. Bicaralah, jangan membaca
Anda bukan semata-mata mempersiapkan bahan presentasi tetapi anda menyiapkan
diri anda untuk presentasi. Jadi pada saat presentasi jangan membaca bahan
tapi bicaralah dengan penuh energi, interest dan semangat.
8. Jangan lupa bawa handout presentasi
Dalam situasi yang resmi, copy bahan presentasi perlu dibagikan ke peserta.
Hal ini diperlukan agar pokok pikiran yang hendak disampaikan semakin fokus
9. Respons umpan balik yang didapat
Perhatikan setiap detil umpan balik yang diberikan audiens. Lakukan
perbaikan yang segera jika memungkinkan, selalu dapatkan atensi dari setiap
audiens.
IBSC TV Presenter www.ibsctvpresenter.com
Jln. Pengadengan Timur Raya no 1 Jakarta 12770,
T 79191059 / 9373 3943
Filed under: human resource manager | Leave a Comment

Titus Permadi on iBisa
OrangeHRM kini telah menjadi pusat perhatian publik dan semakin diminati oleh para pengguna di Indonesia. Berikut adalah suasana workshop OrangeHRM yang disajikan oleh Titus Permadi. Bagaimana dengan kota lainnya, kapan menyusul? Terima kasih Surabaya atas sambutannya.

Peserta
Filed under: OrangeHRM | 1 Comment
Tags: HRIS, Human Resource, OrangeHRM, Software HRD, Titus
Ketika kerumitannya terlampaui
Hidup hanya sekali suka dan duka silih berganti
Tidak pasti datang tiap hari
Bisa begini, barangkali begitu
Mungkin begini, bisa jadi begitu
Asal tidak bingung tidak akan limbung
Asal bisa mantap hati mengatasi
Itulah sudah bahagia di muka bumi
Asal bisa riang hati menyikapi
Itulah bekal bahagia di surga nanti
Adalah cara untuk mewujudkan ini
Menyadari bahwa ini sedang terjadi,
sekarang ini
Karena hati telah mengerti
Karena pikir telah memaklumi
maka
tanpa batas, dapat lincah menari
tanpa takut, nyali menghadapi
tanpa ragu, benar mendampingi
tanpa siasat, tulus menyertai
tanpa membalik punggung, tegar menghadapi
tanpa menggerutu, tabah menempuh perjalanan ini
Menaruh diri pada jalan lurus yang diyakini
Sekarang sampai disini
Kelak akan ketemu ini lagi
Bahagia hari ini bahagia nanti
Berbagi bunga hati ini
Sudah memupuk budi yang abadi
Ketika kerumitannya telah kau lampaui
Kesederhanaan berjumpa denganmu setiap hari
Filed under: Light of Spirit | Leave a Comment
Nasehat bagi pribadi yang bercita besar dan berkeinginan untuk maju: 1. Belajarlah pintar (belajarlah untuk menjadi pintar dan hidup dengan pintar) 2. Berlatihlah kuat (berlatihlah untuk menjadikan dirimu kuat dan hiduplah dengan kuat)
3. Berniat ikhlas (niatkanlah keikhlasan dalam segala tindak-tanduk-mu)
Filed under: Light of Spirit | Leave a Comment
Saat ini marak beredar e-Book Gratis di Internet?
Bagaimana kita menyikapinya?
Dalam dunia publikasi dan e-content, kita akan menemukan 3 pelaku, dengan masing-masing jenis
Pertama: Penulis – plagiat – penyadur, masing-masingnya ada yang cari duit, ada yang cari beken. Nah, e-Book itu bertujuan untuk mendongkrak popularitas, cari beken.
Kedua: Pembaca, ada pembaca yang kritis dan suka berbagi ke temannya setelah baca. Ada yang cuek dan disimpan sendiri manfaat dari e-Book yang ia baca. Paling beruntung kalo kita punya pembaca yang suka sharing ke temannya. Wuiih, blog kita bisa cepat beken
Ketiga: Penunggang kuda, yaitu orang-orang kreatif yang memanfaatkan gegap-gempita dunia cyber, “meminjam” e-Book orang lain plus bikin e-Book sendiri untuk dongkrak popularitasnya dan mendapatkan komunitas online yang bergabung dalam asuhannya dengan cepat, murah dan dahsyat
Sekali lagi, itu creative breakthrough yang harus dapat acungan jempol.
Sekali lagi ingat: dunia menulis adalah ajang tarik menarik hukum 3I (inform & influence & inspiring) antara penulis dan pembaca. Jadi mari kita nikmati saja.
Simak selengkapnya di Penawaran EBOOK GRATIS di Internet: Sungguhan atau Hanya Tipuan?
Good luck
Filed under: 1 | Leave a Comment

www.orangehrm-indonesia.com
Telah hadir (www.orangehrm-indonesia.com), situs Komunitas Pengguna OrangeHRM Indonesia.
Melengkapi informasi tentang OrangeHRM, kami membuat situs Komunitas Pengguna OrangeHRM Indonesia.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan informasi yang terarah dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dan praktisi HRD di Indonesia.
Popularitas situs ini sangatlah penting agar semakin banyak orang yang menggunakan OrangeHRM dan memperoleh manfaat darinya
Untuk itu, kiranya para simpatisan berkenan meneruskan informasi ini kepada kawan-kawan lainnya.
Terima kasih atas perhatian dan peran sertanya
Hormat kami
Titus Permadi
Komunitas Pengguna
OrangeHRM Indonesia
http://www.orangehrm-indonesia.com
Filed under: OrangeHRM, human resource manager | Leave a Comment
Tags: Indonesia, Komunitas, OrangeHRM, Permadi, Sumber da, Titus
Seminar dan Pameran IT iBISA

iBisa adalah seminar dan pameran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk usaha bisnis kecil hingga menengah.
http://ibisaonline.com/index.html
Visi kami adalah mendukung bisnis kecil dan menengah di Indonesia untuk bisa bersaing secara maksimal di saat kritis. iBisa memberikan kemudahan dengan melibatkan semua komponen TIK untuk bisnis.
* Pakar dari universitas dengan perkembangan teknologi aplikatif
* Pebisnis yang sudah merasakan manfaat solusi teknologi
* Produsen dengan solusi teknologi terkini
* Pemerintah dengan e-Solution untuk mendukung pebisnis
Acara bisnis terpadu ini diselenggarakan oleh universitas terkemuka dan didukung oleh Senada dan USAID.
Filed under: OrangeHRM | Leave a Comment
NLP Untuk Menikmati Hari Ini
Read More? http://indonesianlpsociety.org
Join the Community? idnlpsociety-subscribe@yahoogroups.com
From: Teddi Prasetya Yuliawan <tpyuliawan@gmail.com>
Demikian kalimat terkenal yang tentu Anda tahu kalau sudah pernah nonton film Kung Fu Panda. Nasihat bijak nan berharga itu dituturkan oleh Guru Oogway kepada Po yang begitu gelisah menjalani latihannya untuk menjadi seorang Pendekar Naga. Film yang “NLP banget” ini memang saya tonton berkali-kali karena memiliki banyak pesan moral yang disampaikan dengan gaya humor sehingga membuat kita disassociated dan bisa meraih makna dengan lebih mudah.
Tapi, omong-omong, kenapa juga ya saya tiba-tiba membahas film ini?
Begini ceritanya.
Sempat saya berpikir bahwa mempelajari NLP adalah untuk menghapus berbagai hal buruk yang pernah saya alami di masa lalu. Wajar saya saya berpikir demikian, sebab memang yang paling terkenal dari NLP ya itu, terapinya itu lho. Meskipun kini banyak dikampanyekan bahwa “NLP is NOT therapy”, tetap saja terapi adalah cara paling gampang `menjual´ NLP. Dibandingkan dengan teknik “Disney Creativity Strategy”, Anda tentu lebih sering mendengar “Fast Phobia Cure” dibicarakan, bukan?
Namun, dalam perjalanannya, saya pun menemukan bahwa proses “mengubah” masa lalu, hakikatnya adalah proses awal untuk “menciptakan” masa depan. Terapi dalam NLP, meskipun begitu masyhur, sebenarnya hanyalah proses melepaskan rem tangan dari sebuah mobil sebelum ia digas untuk dijalankan. La kalau cuman dilepaskan rem-nya, tapi nggak digas, ya mana bisa jalan? Begitu kira-kira paradigma ini mengajarkan kepada saya. Maka kemudian saya pun jadi serius mempelajari yang namanya outcome, terutama wellformed outcome, yang katanya bisa membantu kita mencapai segala macam tujuan hidup. Nah, setelah mobil dilepaskan remnya, maka sekarang digas deh. Di sini saya mengenal yang namanya NLP Coaching sebagai sisi lain dari mata uang yang sama dengan NLP Therapy tadi.
Pencarian pun berlanjut, sampai saya menonton film Kung Fu Panda ini. Entah bagaimana, pemahaman yang saya dapat adalah: tidak ada hal yang lebih penting daripada HARI INI. Sebab yang kemarin ya sudah lewat. Yang besok ya masih misteri. Yang jelas-jelas ada ya cuman HARI INI.
Wah, kok kayaknya pasrah betul gitu ya? Apa kemudian jadi tidak berpikir masa depan?
Ups, bukan begitu donk. Begini maksud saya.
Apakah kalau kita menterapi diri kita dengan NLP, maka kemudian masa lalu kita berubah? Anda tentu sepakat untuk mengatakan, “Tidak”, bukan? Yang kita ubah hanyalah “peta” kita terhadap masa lalu, dan bukan masa lalu itu sendiri. Apakah jika kita meng-coach diri kita dengan NLP, maka kemudian masa depan kita pasti menjadi persis seperti yang kita inginkan? Ya belum tentu juga, la wong kita juga tidak pernah tahu apakah kita masih hidup atau tidak saat masa depan itu muncul nantinya. Yang kita otak-atik ya sebenarnya cuman “peta” kita tentang masa depan, dan bukan masa depan itu sendiri, sebab masa depan yang pasti hanyalah Hari Akhir.
Lalu, kita sebenarnya otak-atik dengan NLP ini untuk apa donk?
Ya untuk bisa menikmati hari ini! Atau, lebih persisnya adalah SAAT INI. Kita menterapi diri agar SAAT INI kita lepas dari berbagai belenggu masa lalu yang menghantui. Kita meng-coach diri agar SAAT INI kita berada di jalan yang benar seandainya kita diberi umur untuk mencapai tujuan tersebut.
Di titik inilah, saya merasakan sebuah kenikmatan yang luar biasa ketika menerapkan NLP dalam kehidupan saya. Di saat NLP menjadi sebuah bisnis dengan harga yang luar biasa mahal, rupa-rupanya ilmu ini menyimpan sebuah karunia yang jauh lebih mahal dari harga itu sendiri. Sebuah peta memang seringkali terasa mahal, apalagi peta yang bagus. Apalagi juga ketika kita tidak tahu mau kemana dengan peta itu. Maka pilihan untuk menikmati NLP hanya 2: menikmati hari ini, atau menunggu masa depan yang Paling Pasti. Karena yang kedua kita tidak pernah tahu pasti hasilnya, maka saya pun memilih menggunakan NLP untuk yang pertama. Apalagi, yang kedua sejatinya adalah hasil dari effort yang pertama.
Bagaimana dengan Anda?
–
Salam Street Smart NLP!
Teddi Prasetya Yuliawan
Indonesia NLP Society http://indonesianlpsociety.org
Filed under: Light of Spirit, human resource manager | Leave a Comment
Tags: Indonesia, NLP
Cari
-
Anda sedang menjelajah arsip weblog Titus Permadi's Weblog.