Kepemimpinan semudah A i U e O I

Awalnya, mempelajari itu membingungkan, tapi sekarang tidak lagi. Memahami praktek kepemimpinan adalah semudah belajar A, I, U, E, O, I. Titus Permadi

 

A: Awakened

Awal mula kepemimpinan terjadi manakala seseorang sadar dan bangun (awakened) dari tidur panjangnya sebagai orang biasa. Dalam perjumpaan dengan beberapa kolega yang melaju karir kepemimpinannya menjelaskan bahwa salah satu faktor yang mendorong mereka menjadi pemimpin adalah keadaan yang mengharuskan mereka mengambil peran kepemimpinan. Situasi itulah yang membangkitkan kesadarannya untuk membangunkan potensi kepemimpinan di dalam dirinya.

Bayangkanlah kembali ketika saat Anda tidur, meskipun Anda mempunyai kapasitas dan kemampuan, namun aktualisasinya tidak muncul manakala Anda sedang tidur. Dalam tidur, realita yang Anda temui adalah mimpi, dan pada saat itu Anda tidak memberi dampak bagi orang lain, mereka hanya mendengar Anda mendengkur. Pada saat Anda bangun, maka kapasitas dan kemampuan Anda dapat diaktifasi, karena Anda bangun, maka kehadiran kepemimpinan Anda berguna bagi orang di sekeliling Anda.

Dalam bukunya yang berjudul “Awekening The Leader Within”, Kevin Cashman menjelaskan tentang pertumbuhan dan penemuan makna dalam hidup kita dengan menyelaraskan tujuan pribadi , tujuan profesional dan aspirasi.

Sharif Khan, menyarankan 10 langkah untuk membangunkan kepemimpinan dalam diri Anda. (Anda dapat mengunduh artikel lengkapnya dengan mengklik Sharif Khan)

  1. Kerendahan hati. Kepemimpinan dimulai dengan kerendahan hati. Untuk menjadi pemimpin yang sangat sukses, Anda harus terlebih dahulu merendahkan diri seperti anak kecil dan bersedia untuk melayani orang lain.
  2. SWOT Diri. SWOT adalah singkatan dari Kekuatan, Kelemahan, Peluang,
    dan Ancaman. Meskipun ini adalah alat manajemen strategis yang diajarkan di sekolah bisnis Stanford dan Harvard dan banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan multinasional besar, alat ini dapat dengan efektif digunakan dalam pengembangan profesional Anda sendiri sebagai seorang pemimpin. Ini adalah kunci yang berguna untuk membuka akses untuk memahami diri Anda lebih baik, mengingatkan diri dan menghargai diri secara sehat.

Dalam buku Resonant Leadership, Richard Boyatzis mengatakan untuk menjadi seorang Pemimpin besar bangun/terjaga (Awake), sadar (Aware), dan selaras (Attuned) dengan dirinya sendiri, orang lain, dan dunia di sekitar mereka. Mereka berkomitmen untuk keyakinan mereka, berdiri kuat dalam nilai-nilai mereka, dan hidup sepenuhnya, dalam kehidupan yang penuh semangat.

 

I: Influencing

Kepemimpinan adalah pengaruh, sebuah proses dan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain selain hipnosis.  Di dalam model kepemimpinan US Army yang tertuang dalam konsep Menjadi (BE), Memahami (KNOW), Melaksanakan (DO) maka influencing dapat tercipta melalui tiga perilaku kepemimpinan ini, yaitu: Komunikasi (Communication), Motivasi (Motivating) dan Pengambilan keputusan (Decision Making).

Komunikasi berarti memastikan bahwa pimpinan, anak buah dan kolega disampingnya mendapat pasokan informasi yang benar, akurat, dan terkini sehingga masing-masing dapat menjalankan tugas serta perannya dengan tepat.

Motivasi mencakup upaya pengarahan anak buah agar timbul kemauan yang kuat untuk menyelesaikan tugas tugasnya dengan sempurna.

Pengambilan keputusan yang tegas, berani dan tepat sangat dibutuhkan ketika dinamika situasi berlangsung dan mengalami deviasi dari rencana awal. Pengambilan keputusan yang tepat berusaha menjalankan misi dengan target bahwa tujuan yang telah ditetapkan tetap dapat terwujud meski peristiwa di lapangan berbeda dari skenario yang diduga di awal perencanaan.

 

U: Understanding

Memahami kepemimpinan adalah dasar kepemimpinan yang efektif. Seorang pemimpin pertama-tama perlu memahami dirinya, memahami orang lain, memahami proses kepemimpinan dan memahami pemimpin-pemimpin besar yang telah berhasil sebelumnya. Tanpa pemahaman kepemimpinan yang terus bertumbuh, seorang pemimpin akan kehilangan efektifitasnya.

Sebagai pemimpin, kalau Anda sudah paham, Anda akan tahu arahnya mau kemana. Bila sudah tahu mau kemana, maka Anda mengerti langkah-langkahnya yang harus dilakukan apa. Bila sudah mengerti langkah yang mau dilakukan maka Anda otomatis telah selesai berhitung investasi, biaya, resiko dan return nya akan sebesar apa. Selesai dengan itu, Anda tahu kriteria orang macam apa yang harus ada di sekeliling Anda untuk menemani kesuksesan perjalanan kepemimpinan Anda.

 

E: Expression

Expressing yourself. Sesungguhnya kepemimpinan adalah tentang menjadi diri sendiri seutuhnya. Kepemimpinan adalah ekspresi diri seutuhnya. Bacalah ulang tentang teori motivasi dari Maslow yang telah direvisi. Akan Anda temukan bahwa di atas upaya pemenuhan defisiensi ada aktualisasi diri. Di atas aktualisasi diri dilanjutkan dengan transendensi diri, dan melampaui transendensi diri Anda tiba pada diri sendiri yang sejati atau otentik. 

 

O: Operating

Kepemimpinan dijalankan melalui operasionalisasi yang efektif. Ini mencakup perancanaan, pelaksanaan, evaluasi dan perbaikan, PDCA – Plan Do Check Action.

 

I: Improving

Kepemimpinan adalah soal pertumbuhan, ini berarti dalam kepemimpinan harus selalu terjadi proses pengembangan (Developing), pembangunan (Building), dan pembelajaran (Learning). Pemimpin mengembangkan dirinya dan setelah itu ia mengembangkan orang-orangnya. Setelah bersama-sama orangnya telah siap beraksi, pemimpin membenahi dan membangun satuannya, departemennya, organisasinya.

Sebagaimana saran dari Stephen R Covey dalam 7 Habits of Highly Effective People, maka mengasah kemampuan diri setelah menggunakannya adalah kebiasaan penting yang harus dijalankan oleh seorang pemimpin. Sharpen the saw atau terus belajar adalah disiplin mutlak bagi seorang pemimpin.

Nah, benar bukan, kepemimpinan itu semudah A i U e O I

 

Salam kepemimpinan

 

<

p align=”justify”>TiTuS Permadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s